Misteri Gunung Prau Dieng & Letaknya Kayangan Bukit Teletubbies

  • Whatsapp
Gunung Prau Dieng

Aliamaharani.com: Misteri Gunung Prau Dieng & Letaknya Kayangan Bukit Teletubbies – Siapa yang tidak pernah mendengar nama Gunung Prau yang terletak di Dieng ini? Jika anda seorang pendaki dan seorang pecinta alam pasti sudah tidak asing dengan nama Gunung ini. Bahkan Para wisatawan seluruh dunia yang sudah pernah singgah di dieng pasti tahu karena Gunung Prau ini terlihat jelas dari Wisata Dieng Wonosobo dan Banjarnegara.

Tetapi jika anda belum pernah ke Dieng pasti anda juga tidak tahu Lokasi Gunung Prau dieng dimana Adanya. Akan tetapi anda tidak perlu khawatir karena di postingan kali ini saya akan membahas secara detail mengenai Gunung prau ini, dari lokasi hingga trek pendakian serta beberapa spot foto bagi anda yang masih penasaran dengan Gunung yang memiliki Bukit Teletubies ini.

Read More

Puncak Gunung Prau ini di Claim memiliki tempat terbaik se-Asia Tenggara untuk menikmati moment terbitnya matahari pagi.

Gunung prau dieng ini bukan hanya memiliki spot yang bagus untuk berswafoto, tetapi juga memiliki banyak hawa mistis di tengah-tengah perjalanan jalur pendakian gunung prau ini.

Memiliki Tower jaman dahulu peninggalan belanda, yang mana tidak akan bisa di nalar bagaimana cara membuat Tower di puncak gunung dengan besi-besi Tua hingga menjulang tinggi seukuran tower besar di tengah kota.

Dan memiliki satu wilayah di bagian Timur gunung ini yang di sebut “Alas Jarakan” yang mana kata orang-orang tua seperti kakek nenek saya bahwasanya Alas jarakan ini Nyata Adanya di huni oleh ribuan hewan dengan berbagai jenis hewan.

Spesies burung di indonesia semua ada di sana, macan dan singa berbagai Ras ada di sana, bahkan Hewan langka seperti ular raksasa juga ada disana dan INI NYATA ADANYA sampai sekarang dan ini bukanlah Goib.

Akan tetapi karena saking rakusnya manusia karena memburu dan juga membunuh, akhirnya tempat itu di tutup dari pandangan manusia oleh Wali allah dan ratu penunggu gunung prau tersebut, sehingga sekarang ini hanya orang-orang yang memiliki ilmu dan ijin dari ratu penjaga gunung prau tersebut yang bisa melihatnya.

Untuk detail Alas Jarakan Gunung prau ini akan saya bahas detail pada postingan berikutnya

Gunung Prau

Gunung Prau ini memiliki ketinggian 2.590 MDPL (Meter di Atas Permukaan Laut) dan dengan koordinat 7°11′13″S 109°55′22″E (Peta, foto udara, dan data lainnya). Jika di hitung dari ukuran meternya mungkin gunung ini tidak terlalu besar tetapi tidak kecil juga.

Gunung inilah yang menghinasi Pemandangan Sepanjang jalan pantura, Mulai dari perjalanan sejak dari Kota Kendal Hingga Kota Batang.

Asal Mula Nama Gunung Prau

Mungkin sebagian orang berfikir dari nama tersebut gunung ini berbentuk seperti perahu, Yaapps betul sekali.! Bentuk dari gunung ini memang seperti Perahu, tetapi tidak seperti perahu yang telentang pada umumnya, bentuknya sangat mirip dengan perahu yang tengkurap atau terbalik, Makanya Asal Mula Nama Gunung Prau ini Adalah karena terbentuknya seperti perahu tengkurap.

Darimana saya bisa melihat jelas dengan mata bentuk gunung prau itu?

Bentuk gunung ini akan sangat terlihat jelas dan benar-benar seperti perahu terungkep jika anda melihatnya dari sisi Utara gunung ini, sisi terdekat dari sisi utara gugung ini adalah lokasi sepanjang Kecamatan Sukorejo Kabupaten kendal sampai Kecamatan Bawang Kabupaten Batang.

Gunung prau dimana?

Gunung Prau ini terletak di tengah-tengah 4 kabupaten yaitu di sebelah Barat dari wilayah wonosobo, sebelah Timur dari wilayah Benjarnegara, sebelah selatan dari wilayah kendal dan wilayah kabupaten batang.

Gunung ini benar-benar terbagi rata sesuai dengan letaknya yang ada di tengah-tengah empat wilayah tersebut, sehingga bisa terlihat jelas betapa adilnya sang penguasa alam ini membuat gunung yang amat sangat indah dan sangat terkenal ini bisa di miliki oleh empat wilayah kabupaten, sehingga masing-masih wilayah kabupaten ikut memiliki nama atas indahnya gunung tersebut meskipun gunung prau itu lebih terkenal milik wonosobo atau banjarnegara karena rutenya lebih mudah di akses melalui dua wilayah kabupaten tersebut.

Dan jika anda seorang pengemudi jalur pantura lintas jakarta surabaya pasti anda akan melihat betapa panjang dan sanget gede terlihat jelas gunung tersebut saat anda berapa di jalan pantura bagian weleri kendal.

Baca Juga: Layang Layang Resto & Rooftop Bar, Restoran Dengan View Terbaik di Semarang

Jalur Pendakian Gunung Prau

Banyak sekali Jalur menuju puncak negeri atas awan ini, mulai dari rute terlarang lewat jalur Desa Kalirejo kecamatan Bawang Batang, yang mana jalur ini tidak akan pernah di buka informasinya untuk umum di karenakan benar-benar jalur terlarang dan sangat misterius dan angker. Bahkan penduduk desa tersebut tidak semuanya bisa menembus hutan belantara tersebut hingga sampai puncak, dan hanya beberapa orang yang memiliki fisik kuat dan tekat yang bulat saja yang mampu melewati jalur ini.

Ada 5 jalur pendakian menuju puncak gunung prau ini yang di buka untuk umum, yaitu melalui berbagai tempat diantaranya Lewat jalur dieng, Kalilembu, Dwarawati, Wates dan Juga yang terkenal jalur tercepat menuju puncak gunung prau via Patak Banteng.

1. Via Dieng:

Jika anda dari luar provinsi atau juga dari luar negeri pasti tujuan pertama adalah ke Dieng, anda mencari informasi bagaimana cara mendaki ke puncak tersebut. Dan tidak mungkin tidak anda akan mendaki via jalur dieng.

Jalur ini sangat cocok untuk anda yang suka dengan jalur sedikit panjang, tetapi anda akan menikmati keindahan sepanjang perjalanan ini, selain itu trek ini termasuk trek santuy untuk pendaki pemula.

Rute melalui jalur ini lumayan cukup panjang, karena kalian akan memakan waktu sekitar 4 sampai 5 jam serta akan ada 5 pos pendakian yang akan anda temui disana.

2. Via Kalilembu

Letak Basecamp ini tidak terlalu jauh dari Bascamp Patak Banteng, karena lokasi jalur ini terbilang masih satu wilayah.

Via kalilembu ini terbilang sangat landai dan gampang sekali di lalui, dan kalian akan melewati Kali Serayu dan Tiga pos pendakian untuk menuju puncak.

3. Via Dwarawati

Bagi anda pecinta burung akan sangat suka melewati jalur ini, karena kalian akan di suguhi pemandangan sekumpulan burung yang sedang mencari ikan.

Dan sekitar 200 meter dari BaseCamp ini kalian akan di suguhi pemandangan wilayah dieng yang menakjubkan karena terlihat titik-titik lokasi wisata dieng. Serta kamu bisa melihat persawahan dan tanaman-tanaman milik warga di sekitar lereng gunung.

Jalur ini landai dan tidak terlalu Ekstrim, jalur ini banyak di penuhi akar dari pepohonan sehingga banyak yang menyebutnya akar cinta untuk trek gunung prau via jalur ini. Oohh Bucin Sekali Kalian!

4. Via Wates

Wates adalah nama sebuah desa di kecamatan wonoboyo, kabupaten temanggung. Jalur ini di kenal dengan jalur Purba karena dekat dengan Candi Liyangan Peninggalan Kerajaan Mataran Kuno

Jalur ini terbilang lumayan Ekstrim dan memakan waktu hingga 4-5 jam perjalanan, karena anda akan menempuh jarak sekitar 5 kilometer dan dengan ketinggian 1.896 mdpl.

Meskipun terbilang lama dan ekstrim tetapi kalian akan di suguhi pemandangan yang sangat apik, seperti Curug Sigendang, Hutan Cemara, Hutan Rimba dan juga banyak sekali Flora dan Fauna jika anda melewati jalur ini.

Flora dan Fauna disini sangat bersahabat dengan manusia, khususnya Lutung dan kera, anda juga bisa melihat Kantong semar, elang jawa, musang, dan berbagai jenis burung yang masih di rawat oleh alam dan di lindungi oleh pemerintah.

5. Pendakian Gunung Prau Via Patak Banteng

Jalur favorit para pendaki pemula inilah yang banyak di kenal orang, karena rute yang sangat cepat dan singkat ini tidak begitu menguras fisik anda yang masih pemula dalam mendaki gunung ini.

6. Jalur Terlarang Gunung prau

Sekali lagi saya hanya menjelaskan saja bahwa ada jalur terlarang untuk menuju puncak gunung prau ini seperti yang saya katakan di atas, dan kami tidak menyarankan anda melewati jalur terlarang ini karena nyawa anda bisa melayang dan jasad anda mungkin tidak akan di temukan.

Jalur tersebut yaitu melewati Desa Kalirejo, Kec.Bawang, Kab.Batang. Jalur ini ini berada di bawah kaki gunung prau yang terkenal dengan hutan yang angker.

Jika sekilas anda melihat puncak gunung prau dari wilayah desa ini, sekilas anda berfikiran mungkin sangat menantang dan indah, karena ada Curug Pendok yang terlihat apik dan memancar menarik perhatian mata.

Tapi jangan salah. Jika kalian mencoba melewati jalur ini kalian tidak akan melihat pemandangan yang indah setelah anda memasuki hutan, yang kalian lihat hanyalah hutan belantara dengan pohon yang sangat lebat, di temani banyak kera dan lutung, serta hawa dingin dan sangat sunyi sepi.

Di lereng gunung prau wilayah batang inilah banyak sekali nyawa melayang, ada yang mandi di jurug semawur dan seketika hilang lenyap tidak terlihat, anda juga yang mendaki sampai 7 hari 7 malam tidak ada kabar dan ahirnya di temukan di bawah Tower puncak gunung dan dalam keadaan tak bernyawa.

Karena itulah jalur ini tidak pernah di ungkap oleh publik, karena memang jalur ini sangat terlarang, jalur yang memiliki medan ekstrim seperti banyak jurang, hutan angker, akar nimang (puter giling), dan juga ada warak (hewan mirip kerbau dengan kepala manusia).

Dan sekali lagi saya tegaskan kepada para pendaki untuk tidak melewati jalur ini. Penduduk desa setempat saja tidak semuanya mampu sampai ke puncak, apalagi anda seorang pendatang.

Sayang keluarga anda, sayangi hidup anda, sayangi nikmat karunia di dunia ini yang ada miliki. STOP UNTUK JALUR TERLARANG INI.

Keistimewaan Gunung Prau Dieng

Alasan kenapa gunung ini tidak pernah sepi dari para pendaki adalah, karena keistimewaan gunung ini sedikit berbeda dari gunung pada umumnya.

Gunung ini memiliki banyak misteri yang membuat orang penasaran ingin menggali lebih dalam tentang gunung ini, dan juga ingin terus menerus mendaki meskipun si pendaki tersebut sudah beberapa kali singgah di negeri atas awan ini.

Bahkan saking istimewanya sampai begitu banyak orang mancanegara yang sengaja datang ke indonesia hanya untuk mendaki gunung ini.

Pada tahun 2016 dulu saya pergi muncak bersama ke empat teman saya dan tepat waktu itu pas hari lebaran ketupat (sawalan). Dan kami tiba disana begitu banyak tenda yang sudah berdiri mungkin kurang lebihnya ada kalau 1000 lebih tenda di dirikan gunung tersebut.

Dari ribuan tenda tersebut ada dari beberapa rombongan dari singapura, malaysia dan masih banyak lagi Turis mancanegara yang waktu itu muncak bareng saya disana, tepat waktu pagi disana saya mengobrol dengan orang malaysia dan kami ngobrol lumayan panjang, dan alasan orang itu mendaki gunung prau sebagai tempat tujuan utamanya adalah karena banyak misterinya.

Lalu apa saja keistimewaan Gunung ini?:

Untuk anda yang masih penasaran kenapa amat sangat terkenalnya wisata di puncak gunung prau dieng ini adalah sebagai berikut:

Golden Sunrise

Kenikmatan pendaki gunung prau ini adalah saat pagi hari sembari menikmati matahari terbit dan dalam keadaan tubuh membeku seperti Es, karena hawanya sangatlah dingin, di dieng saja sudah sangat dingin apalagi di puncak gunung prau yang pasti serasa di dalam freezer dengan volume 0 derajat.

Saat matahari terbit para pemuncak segera berbondong-bondong berswafoto dan mengabadikan keindahanya disini.

Ribuan Orang bersama-sama keluar dari tenda dalam keadaan kedinginan dan beku demi untuk melihat matahari terbit dan semua berteriak kencang dan kegirangan karena moment yang di tunggu telah tiba.

Bukit Teletubbies

Salah satu yang membuat orang amat sangat tertarik dan penasaran adalah bukit Teletubies Gunung Prau ini, bukan tanpa alasan, karena bukit teletubbies di lokasi ini memiliki begitu banyak bukit.

Jika anda pendaki yang melewati trek jalur dieng sesampainya anda di puncak gunung adalah tepat berada di Tower Besi (Puncak Sebelah Barat), setelah anda berjalan sekitar 1km menuju arah Timur (Lokasi Terbaik untuk melihat sunrise) maka anda akan di suguhi puluhan bukit Teletubbies yang sangat indah hingga anda mencapai ujung Timur yaitu Tempat terbaik untuk melihat matahari terbit dan untuk berjemur dari dinginnya cuaca di puncak gunung ini.

Makam di tengah gunung prau

Setelah anda berjalan sekiranya sampai pada titik tengah gunung ini, maka anda akan melihat 2 Makam yang di kanan jalan setapak menuju timur serta makam ini tepat di bawah pohon besar dan sangat lebat sehingga pohon tersebut menaungi 2 makam tadi.

Konon 2 Makam ini adalah makam wali yang menyembunyikan Alas Jarakan dari pandangan mata manusia biasa, dan makam itu sampai saat ini masih di jaga oleh ratu penjaga gunung prau ini.

Banyak para pendaki yang sejenak duduk di bawah pohon besar nan lebat yang menaungi makam ini untuk berteduh sembari membersihkan makan dan sekitarnya, sehingga makam ini selalu terlihat bersih walau berada di puncak gunung.

Misteri dari makam ini adalah banyak orang yang melihat sosok seperti orang memakai jubah putih dan memakai tongkat yang kadang duduk di bawah pohon, namun setelah orang yang melihat tersebut berkedip matanya seketika orang berjubah tersebut sudah tidak ada.

Ada juga jika malam hari para pendaki yang baru sampai pada puncak gunung dan tiba di samping makam, tiba-tiba ada suara orang mengaji dan seperti mengisyaratkan untuk tidak melakukan perbuatan Zina saat berada disana.

Akan tetapi ada juga orang yang benar-benar bertapa di samping makam tersebut hanya untuk meminta nomor togel, atau meminta jalan pesugihan, yang mana niat orang tersebut sangat menyimpang dari ajaran agama.

Curug Pendok, Air Terjun Yang Misterius

Untuk sebagian orang mungkin belum terlalu banyak mendengar akan (Air Terjun) Curug Pendok yang di anggap misterius ini, karena memang Curug ini terletak pada bagian wilayah kabupaten batang.

Dan Air terjun ini akan terlihat jelas dari desa Kalirejo bagian wilayah kabupaten Batang serta Desa Wilayah bagian kabupaten kendal, terlihat indah dan bagus hanya pada saat musim hujan, di karenakan airnya terlihat sangat jernih dan sangat besar meskipun di lihat dari jarak berkilo-kilo meter.

Misteri dari air terjun ini adalah tidak di temukan dimana persis lokasi curug ini jika ada orang yang benar-benar mencarinya, bahkan banyak orang kampung dari desa yang sengaja mencari keberadaan curug itu tetapi tidak menemukan lokasinya, meskipun pancari air terjun itu mengikuti jejak kali yang biasa di lewati air dari Curug Pendok ini.

Duuuhhh angker dan menakutkaaaannn…!!!!!

Di Kelilingi Gunung-gunung dan Surga Pemandangan

Kenikmatan dan manfaat lain saat anda sudah berada di Puncak Puncuk Gunung Prau ini adalah “Surga Pemandangan”, dan kata-kata ini sangat pantas kita ucapkan karena memang faktanya kita akan melihat pemandangan yang tidak akan pernah kita lihat di lain waktu.

Pemandangan apa saja yang bisa kita lihat jika di atas ini?

1. Melihat Gunung Berjejeran Rapi yang menakjubkan

Bersamaan dengan terbitnya matahari pagi, anda akan melihat gunung-gunung mengelilingi anda, mata anda akan di suguhkan penampakan luar biasa menakjubkan yaitu gunung Sumbing dan Gunung Sindoro yang berdempetan layaknya Orang Pacaran.

Gunung Merapi yang terlihat jelas Bongkahan akibat letusannya, dan Gunung Ungaran Semarang yang terlihat jelas dan besar seperti di depan mata.

Gunung Slamet di bagian barat yang terlihat indah di kelilingi gundukan bukit-bukit di sampingnya.

Sungguh Surga yang terlihat mata jika anda berada di atas puncak gunung prau ini.

2. Melihat Titik Lokasi Wisata Dieng

Anda bisa melihat dataran tinggi dieng yang hijau di penuhi lahan pertanian dan tanaman milik warga, dan anda juga bisa melihat “Telaga Warna” dari jauh mata memandang. Akan sangat terlihat jelas warna warni telaga tersebut bak pelangi yang memandikan bidadari usai hujan berhenti. (JIAAAAHHH ROMANTIS KALI KATA-KATA INI, SO SUIITT DEEHH. I LOVE YOU ALIA).

3. Melihat Lautan Awan Berada di Bawah Gunung

Gunung Prau ini sering-sering di sebut “Negeri Atas Awan”, kenapa? Ya karena Lautan Awan inilah yang terlihat jelas mengelilingi Gunung dan sehingga terasa seperti di atas awan.

Karena Lautan Awan ini lebih rendah daripada gunungnya sehingga gunung-gunung sindoro dan lainnya terlihat jelas duduk di atas awan. Inilah yang membuat mata serasa tak ingin berkedip karena keindahan yang seperti di surga.

Larangan Saat Mendaki Di Gunung Prau

Setiap lokasi wisata dimanapun berapa pasti memiliki aturan serta larangan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada lokasi tersebut. Begitu juga larangan itu harus di patuhi di saat mendaki.

Berikut Larangan Dasar yang harus di patuhi pendaki Gunung Prau:

  1. Masuk Tanpa Ijin
  2. Membuang sampah sembarangan.
  3. Membakar sampah dedaunan atau membuat api unggun.
  4. Turun gunung wajib membawa sampah.
  5. Tidak boleh menebang pohon
  6. Di larang membawa sajam seperti pedang/golok.
  7. Tidak boleh menyalakan Kembang Api
  8. Tidak mengkonsumsi minuman keras
  9. Tidak memburu satwa
  10. Tidak boleh mencuri tanaman apapun
  11. Tidak boleh memetik bunga edelweiss
  12. Tidak boleh membawa tisu basah
  13. Di larang kencing di dalam botol
  14. Di larang melakukan Vandalisme
  15. Tidak boleh melakukan Zina.

Pada waktu tahun 2016 saya berhasil muncak bersama 4 teman saya, dan kami sering kali melihat orang berzina di bawah pohon di gunung itu.

Dan pagi hari saat saya bangun tidur saya banyak melihat alat kontrasepsi berceceran dimana-mana, sungguh tak bermoral anda yang berzina di atas gunung.

Berzina sangat di larang dimanapun berada, agama juga sangat melarang perzinaan tersebut, di tambah lagi pezina yang melakukan Zina di atas gunung tersebut kalian adalah sampah dunia, kalian adalah manusia tak punya tatanan hidup.

PESAN SAYA UNTUK CALON PENDAKI

JIKA KALIAN MERASA DIRI KALIAN MANUSIA, JIKA DIRI KALIAN MERASA ORANG YANG MASIH PUNYA HARGA DIRI, STOPLAH BERZINA DI ATAS GUNUNG, STOPLAH BERZINA DI TEMPAT YANG TIDAK SEHARUSNYA. STOP JIKA KALIAN MERASA KALIAN MANUSIA.

Penutup

Demikian sekilas informasi mengenai Gunung Prau Dieng di jawa tengah ini, ulasan di atas kami tulis sesuai dengan pengalaman pribadi. Jika serasa informasi ini bermanfaat mohon bagikan kepada teman ataupun saudara anda.

Salam Traveling.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *